Posted by : Admin Dinarpus

  • 17 November 2025

Perkuat Literasi Keluarga, Dinarpus Kendal Berkolaborasi Adakan Pelatihan Membaca Nyaring

KENDAL - Literasi ditanamkan lebih awal kepada anak-anak dimulai dari ruang keluarga. Ruang keluarga merupakan ruang sosial terpenting bagi anak-anak dalam belajar literasi. Keluarga pertama kali belajar literasi melalui interaksi dengan melakukan proses imitasi dan inovasi literasi dengan menjadikan perilaku literasi orang tua sebagai role model-nya. Makin intens dan kompleks kegiatan literasi yang dikondisikan dan dikembangkan dalam lingkungan pendidikan keluarga, akan makin baik pula kemampuan dan keterampilan literasi yang dikuasai anak. Anak akan bertumbuh dan berkembang menjadi individu yang literat.

 

Kegiatan membaca merupakan salah satu sumber informasi yang berlimpah, termasuk dalam mendukung kecerdasan anak.. Dalam dunia pendidikan, terdapat banyak cara untuk mendukung kecerdasan anak, dan salah satu metode yang sering kali terlewatkan adalah membaca nyaring. Aktivitas ini tidak hanya sekadar membacakan teks dengan suara keras, tetapi juga melibatkan berbagai aspek penting yang dapat merangsang perkembangan kognitif anak. Membaca nyaring menjadi jembatan yang menghubungkan imajinasi dengan pemahaman, serta membangun keterampilan komunikasi yang esensial.

 

Membacakan nyaring memiliki banyak manfaat. Manfaat tersebut antara lain adalah meningkatkan kemampuan membaca, memperluas kosakata, meningkatkan perhatian dan konsentrasi, meningkatkan kemampuan bahasa, dan meningkatkan pemahaman. 

 

Dalam upaya terus meningkatkan gerakan gemar membaca, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal menyelenggarakan kegiatan pelatihan membaca nyaring dengan tajuk "Kiat-kiat Meningkatkan Literasi Keluarga" yang dilaksanakan Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini merupakan kolaborasi kegiatan dengan Komunitas Mak Sulis (Emak-Emak Suka Nulis) Kendal dan Komunitas  Read Aloud Kendal. 

 

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti peserta beragam profesi, baik itu guru sekolah dasar, guru pendidikan anak usia dini, orang tua, dokter, wiraswasta maupun profesi lainnya yang berasal dari wilayah Kabupaten Kendal maupun kabupaten/kota lain, bahkan diluar Provinsi Jawa Tengah.

 

Drg. Novie Ika PH selaku Ketua Komunitas Mak Sulis Kendal berbagi pengalaman tentang aksi nyata bersama Mak Sulis dalam menulis ataupun menggerakkan literasi keluarga. "Kami berterima kasih kepada Dinarpus Kendal dan Perpusda Kendal yang njawil kami untuk turut serta berperan dalam kegiatan-kegiatan literasi" ungkapnya.

 

Ketua Komunitas Read Aloud Kendal, Surati, yang akrab dipanggil Kak Atik menyampaikan manfaat dan pentingnya membacakan nyaring. Tak lupa juga dipraktekkan membacakan nyaring beberapa buku anak-anak. Para peserta antusias mengikuti dan berpraktik membaca nyaring bersama. Peserta juga aktif bertanya dan berbagi tentang pengalaman masing-masing, termasuk kondisi saat ini yang anak-anak sangat dekat dengan gawai sehingga perlunya peran aktif orang tua untuk mengisi dengan aktivitas yang menyenangkan dan edukatif bersama anak-anak.

 

Kepala Dinarpus Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si mengapresiasi kegiatan ini. "Keluarga merupakan tempat pertama dan utama anak-anak selaku generasi penerus mendapatkan pendidikan. Literasi akan meningkat jika literasi keluarga kuat dan membudaya. Kegiatan-kegiatan seperti ini harus sering kita lakukan, termasuk dengan memanfaatkan teknologi daring. Ditengah efisiensi anggaran tentunya tidak menyurutkan ikhtiar kita untuk terus berupaya bergerak meningkatkan literasi. Metode daring bisa menjadi salah satu alternatif sarana kegiatan, dan kita dapat mengikuti darimana saja, tiddak harus tatap muka. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Read Aloud Kendal yang menjadi salah satu mitra kolaborasi terbaik kami, ditambah bergabungnya Komunitas Mak Sulis Kendal. Kami berharap komunitas-komunitas ini dapat menjadi pemantik berkolaborasinya komunitas maupun individu lainnya. Kurangnya literasi merupakan masalah bersama sehingga harus dilakukan bersama-sama. Semoga kegiatan ini bermanfaat dalam membudayakan membaca nyaring di lingkungan keluarga, masyarakat maupun lingkungan sekolah." ungkapnya.

Comments

Leave A Reply