Bedah Buku
KENDAL – Komunitas Mak Sulis (Emak-Emak Suka Nulis) Kendal berkolaborasi dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal menyelenggarakan bedah buku yang berjudul “Menghadirkan Hati di Ruang Pendidikan” bertempat di Perpusda Kendal, Jumat (7/11/2025).
Puluhan peserta yang sebagian besar perempuan antusias mengikuti bedah buku ini. Peserta tidak hanya dari wilayah Kendal bawah saja, namun beberapa peserta berasal dari wilayah Sukorejo.
“Pada hakekatnya perjalanan kehidupan manusia adalah menuju manusia seutuhnya sehingga prosesnya pun harusnya memanusiakan dan membimbing menjadi manusia merdeka. Pendidikan tidak hanya sebatas menyiapkan sumber daya yang akan mengisi dunia kerja.” Ungkap Fajar Wijayanti, penulis buku “Menghadirkan Hati di Ruang Pendidikan” yang akrab disapa Mbak Wiwit.
Berangkat dari keresahan tersebut, buku ini menguraikan sebagian dari luka pendidikan dari kacamata penulis diikuti dengan kajian literatur sebagai pendukung. Banyak permasalahan pendidikan yang masih kita hadapi di negeri ini. Permasalahan terlihat sangat kompleks, namun dengan keyakinan bahwa setiap langkah kecil atau upaya kebaikan yang kita lakukan sepenuh hati pasti akan membawa makna yang lebih luas.
“Setiap pribadi dapat mengambil peran untuk kemajuan pendidikan. Meletakkan kembali dasar filsafat dan fitrah manusia pada pendidikan dengan menghadirkan hati di setiap ruang Pendidikan dapat menjadi langkah awal memantik kesadaran bagaimana mewujudkan komunikasi, pola asuh, dan pengajaran yang bermakna.” tambahnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si turut membuka dan mengikuti bedah buku tersebut.
“Pendidikan merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya tugas sekolah atau institusi pendidikan saja, namun juga merupakan tanggungjawab orang tua atau keluarga dan masyarakat yang merupakan lingkungan dimana anak kita tumbuh, belajar, dan berkembang. Pendidikan bukan hanya proses transfer akademik saja, namun seyogyanya pendidikan harus menghadirkan hati dengan keteladanan, kesabaran, kasih sayang dan pendalaman minat bakat masing-masing anak.” Ungkap Wahyu Yusuf.
Ketua Komunitas Mak Sulis, Drg. Novie Ika PH., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindaklanjut kerjasama dengan Dinarpus Kendal, dan merupakan aksi nyata dari ibu-ibu (emak-emak) di Kabupaten Kendal dalam berkontribusi dalam bidang literasi. Harapannya semakin banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan.
Comments