KESERUAN KELAS BATIK ECOPRINT DI PERPUSDA KENDAL
KENDAL - Dalam rangka membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal menyelenggarakan Kelas Batik Ecoprint. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Rabu, 3 September 2025 bertempat di ruang Serbaguna Perpusda Kendal.
Sebanyak dua puluh lima peserta dari berbagai wilayah Kabupaten Kendal hadir untuk belajar merangkai buket bunga, baik pelaku UMKM, klaster batik, ibu rumah tangga, mahasiswa dan remaja, tak ketinggalan beberapa peserta dari Boja dan Sukorejo pun turut hadir mengikuti kelas keterampilan ini.
Kegiatan Kelas Batik Ecoprint dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si., dengan menghadirkan narasumber dari salah satu pelaku Batik Ecoprint di Kabupaten Kendal, yaitu Ibu Munawaroh.,
Dalam sambutannya, Wahyu meminta peserta untuk serius dan berkomitmen mengikuti kelas keterampilan. Kelas ini bukan hanya sebatas kegiatan satu hari, namun harus berkelanjutan yang dilakukan oleh masing-masing peserta sehingga terjadi peningkatan kualitas diri dan terbukanya peluang kewirausahaan sebagaimana semangat literasi saat ini yaitu literasi untuk mencapai kesejahteraan.
Kegiatan dengan pembiayaan bersumber dari DAK Nonfisik Perpustakaan Nasional (Perpusnas) ini bertujuan untuk mengenalkan teknik dasar batik ecoprint sekaligus membuka peluang usaha berbasis kreativitas.
Peserta pelatihan sangat antusias mempraktikkan langsung proses batik ecoprint, baik mempersiapkan kain, mempersiapkan daun/media hingga merebus dan membuka hasilnya.
"Pelatihan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Batik ecoprint merupakan salah satu peluang kegiatan usaha yang cukup strategis dan menjanjikan, sehingga dapat menjadi peluang. Di kelas ini teman-teman belajar bagaimana praktik batik ecoprint yang sesuai dengan konsep dan belajar bagaimana awalan yang tepat untuk memulai usaha batik ecoprint." ungkap Wahyu Yusuf, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal.
Comments