Posted by : Super Admin

  • 15 Juni 2026

Mengubah Sampah Menjadi Berkah: Pelatihan Ecobrick di Perpusda Kendal

Kendal - Sebagai salah satu langkah nyata pelestarian lingkungan, Komunitas Kerajinan Daur Ulang Sampah (KerDus) bekerjasama dengan Perpusda Kendal dan beberapa lembaga lain menggelar pelatihan pembuatan ecobrick. P          elatihan yang dilaksanakan hari Sabtu, 13 Juni 2026 di Perpusda Kendal tersebut menggandeng Eko Gustini Wardani Pramukawati, Ketua Program Kampung Iklim (PROKLIM) Purwokeling BPI Ngaliyan, Kota Semarang, sebagai pelatih untuk membekali warga dengan keterampilan mengolah sampah plastik menjadi barang bernilai guna melalui teknik ecobrick.

Dalam sesi tersebut, Eko menekankan bahwa sampah plastik sisa seperti bungkus minuman sachet hingga tas kresek dapat diubah menjadi sesuatu yang bermanfaat jika dikelola dengan jeli. Ecobrick ini berfungsi layaknya bata ramah lingkungan yang bisa disusun menjadi berbagai produk furniture, seperti sofa, meja, dan kursi. Agar hasilnya maksimal dan kokoh, ecobrick harus dibuat sesuai standar global, yaitu memiliki berat 0,33 dari volume botol dan diisi sangat padat tanpa menyisakan rongga udara.

Namun, ada aturan ketat yang harus diikuti dalam proses pembuatannya. Plastik yang dimasukkan ke dalam botol harus dalam keadaan kering dan bersih. Hal ini sangat penting untuk menghindari risiko munculnya gas metana yang dapat menyebabkan ecobrick meledak akibat sampah yang kotor atau basah.

Selain sebagai produk kerajinan, penggunaan ecobrick merupakan misi penyelamatan bumi. Eko menjelaskan bahwa sampah plastik yang tertimbun di tanah dapat merusak kesuburan, sementara jika dibakar akan melepaskan racun dioksin ke udara. Meski kuat, ia memberikan catatan agar produk ecobrick tidak diletakkan di luar ruangan yang terpapar sinar matahari secara langsung, karena panas terus-menerus dapat memecah plastik dan melepaskan mikroplastik serta racun berbahaya ke lingkungan. Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat Kendal dapat lebih bijak mengelola limbah plastik demi masa depan lingkungan yang lebih sehat.

Comments

Leave A Reply