Merangkai Buket Bunga, Merangkai Penghasilan
KENDAL - Dalam rangka membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal menyelenggarakan Kelas Membuat Buket. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada Selasa, 5 Agustus 2025 bertempat di ruang Serbaguna Perpusda Kendal.
Puluhan peserta dari berbagai wilayah Kabupaten Kendal hadir untuk belajar merangkai buket bunga, baik pelaku UMKM, ibu rumah tangga, mahasiswa dan remaja yang kebetulan semua pesertanya adalah perempuan. Peserta dari Boja dan Sukorejo pun turut hadir mengikuti kelas keterampilan ini.
Kegiatan Kelas Buket dibuka oleh Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si., dengan menghadirkan narasumber dari salah satu pelaku usaha buket di Kabupaten Kendal, yaitu Wiwid Bekti Nugroho, SE.,
Dalam sambutannya, Wahyu meminta peserta untuk serius dan berkomitmen mengikuti kelas keterampilan. Kelas ini bukan hanya sebatas kegiatan satu hari, namun harus berkelanjutan yang dilakukan oleh masing-masing peserta sehingga terjadi peningkatan kualitas diri dan terbukanya peluang kewirausahaan sebagaimana semangat literasi saat ini yaitu literasi untuk mencapai kesejahteraan.
Kegiatan dengan pembiayaan bersumber dari DAK Nonfisik Perpustakaan Nasional (Perpusnas) ini bertujuan untuk mengenalkan teknik dasar merangkai buket sekaligus membuka peluang usaha berbasis kreativitas.
Peserta pelatihan sangat antusias mempraktikkan langsung proses membatik, proses batik Cap, mencanting malam, hingga mewarnai kain.
"Pelatihan ini bertujuan membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Usaha buket bunga merupakan salah satu kegiatan usaha yang dapat mengisi seluruh tempat di masyarakat. Mulai dari hubungan personal seperti anniversary, hingga acara khusus seperti pernikahan. Hal ini membuat buket banyak dicari, sehingga dapat menjadi peluang. Di kelas ini teman-teman belajar bagaimana praktik merangkai bunga yang sesuai dengan konsep dan belajar bagaimana awalan yang tepat untuk memulai usaha buket bunga." ungkap Wahyu Yusuf, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal.
Comments