Posted by : Super Admin

  • 23 Juli 2026

Dinarpus Kendal Ajak Masyarakat Menjelajah Literasi Lewat Konsep Stasiun Kaliwungu

KENDAL – Sebuah perjalanan tidak hanya membawa seseorang menuju tujuan, tetapi juga meninggalkan jejak yang perlu dijaga.

Filosofi itulah yang dihadirkan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal melalui stand bertema "Stasiun Kaliwungu: Gerbang Perjalanan Literasi dan Arsip".

Melalui konsep tersebut, Dinarpus mengajak masyarakat melihat perpustakaan dan arsip sebagai bagian penting dalam perjalanan kehidupan.

Mengambil inspirasi dari Stasiun Kaliwungu yang menjadi salah satu ikon bersejarah Kabupaten Kendal dan tengah dipersiapkan untuk kembali beroperasi pada 2027, stand Dinarpus menghadirkan suasana layaknya sebuah stasiun kereta api.

Rel kereta yang terpasang menjadi simbol perjalanan waktu yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Pesan yang ingin disampaikan pun sederhana namun sarat makna. Setiap perjalanan hidup akan melahirkan jejak sejarah berupa arsip yang harus dijaga, sementara perpustakaan menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan untuk melangkah menuju masa depan.

Tidak hanya menawarkan konsep yang unik, stand Dinarpus juga menjadi etalase transformasi pelayanan perpustakaan dan kearsipan di Kabupaten Kendal.

Masyarakat diperkenalkan dengan berbagai layanan berbasis digital yang dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses informasi dan pelayanan publik.

Mulai dari Kartu Anggota Digital, aplikasi iKendal, layanan SIAGA untuk duplikasi arsip keluarga, SIP-ARSIP, hingga optimalisasi SRIKANDI, SIKN-JIKN dan SIPANDI diperkenalkan sebagai bagian dari transformasi digital pelayanan perpustakaan dan kearsipan. Seluruh layanan tersebut dapat diakses secara praktis melalui kode QR yang tersedia di area stand.

 

Tak hanya itu, beragam program unggulan seperti Bengkel Literasi, Festival Literasi, Podcast Dinarpus, Perpustakaan Keliling, Liburan Seru di Perpustakaan, Nobar Film Edukasi, hingga Wisata Perpustakaan turut menjadi bukti bahwa perpustakaan kini telah berkembang menjadi ruang belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi semua kalangan.

Komitmen menghadirkan layanan yang ramah bagi seluruh masyarakat juga diwujudkan melalui Difabel Corner dan Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA) yang menjadi bagian dari pelayanan inklusif Dinarpus Kabupaten Kendal.

Di sisi lain, Dinarpus juga terus berupaya menjaga memori kolektif daerah melalui program Pendataan dan Replikasi Naskah Kuno.

Program ini menjadi langkah pelestarian warisan intelektual Kabupaten Kendal yang merekam sejarah, perkembangan agama, sosial, budaya, dan tradisi masyarakat dari masa ke masa.

Keberadaan program tersebut memiliki keterkaitan erat dengan Kaliwungu yang sejak dahulu dikenal sebagai salah satu pusat perkembangan Islam di Pantai Utara Jawa.

Melalui digitalisasi dan replikasi naskah kuno, warisan sejarah tersebut diharapkan tetap lestari dan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang.

 

Mengusung semangat "Satu Jalur, Banyak Inovasi, Menuju Kendal Berdikari", Dinarpus Kabupaten Kendal ingin menegaskan bahwa perpustakaan dan arsip bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku maupun dokumen.

Keduanya telah bertransformasi menjadi ruang belajar, ruang berkarya, serta ruang kolaborasi yang mampu mendorong lahirnya masyarakat yang literat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui konsep Stasiun Kaliwungu, Dinarpus Kendal mengajak masyarakat untuk memulai sebuah perjalanan.

 

Perjalanan untuk terus belajar, menjaga jejak sejarah, dan bersama-sama membangun masa depan Kabupaten Kendal yang lebih baik.

 

Sumber : https://puskapik.com/jateng/dinarpus-kendal-ajak-masyarakat-menjelajah-literasi-lewat-konsep-stasiun-kaliwungu?page=2

Comments

Leave A Reply