SEPENGGAL KISAH DI PASEBAN KEMANGI
(Disarikan oleh Dewi Suryani dari berbagai sumber)
Suatu saat di masa dahulu diadakan pertemuan akbar di Paseban Kemangi. Pertemuan dihadiri oleh orang-orang penting dan para petinggi Mataram. Paseban Kemangi yaitu sebuah balai pertemuan yang bertempat di tengah hutan/ persawahan, tepatntya di bawah pohon kemangi yang rindang. Paseban Kemangi termasuk wilayah desa Jungsemi, kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.
Pertemuan besar tersebut diadakan untuk membahas persiapan melawan VOC di Batavia. Tokoh- tokoh yang hadir antara lain Adipati Kendal, Tumenggung Bahurekso, Pangeran Djoeminah, Bupati Pekalongan, Tumenggung Mandurareja, Tumenggung Uphasanta, Pangeran Purboyo, Pangeran Kadilangu, P. Sujomerto, P. Puger, Tumenggung Rajekwesi, Kyai Aqrobuddin,dan masih banyak lagi.
Penanggungjawab pertemuan di Paseban Kemangi adalah Tumenggung Rajekwesi alias Ki Ageng Kemangi dibantu Kyai Aqrobuddin dan santri- santrinya, serta Padepokan Laduni Faiqoh. Ki Ageng Kemangi dan teman- temannya harus memastikan pertemuan aman dari mata- mata VOC, Akhirnya dilakuka penjagaan yang ketat di setiap daerah yang dijadikan pintu masuk para petinggi kerajaan menuju tempat perkumpulan.
Penjagaan dilakukan secara fisik dan bathiniayah, yaitu dengan cara tempat pertemuan dipagari dengan oyot mimang. Karena penjagaan yang ketat pertemuan besar tersebut tidak dapat diendus oleh VOC. Orang yang dipercaya oleh Sultan Agung dan hasil pertemuan disepakati yaitu untuk memimpin pasukan yang menyerang VOC di Batavia adalah Tumenggung Bahurekso.
woodcockkienzlelsj8o9+7gps76b8 - 06 Agustus 2024 14:34
molestiae praesentium repudiandae explicabo et tenetur numquam mollitia qui odio nihil quia quos dolorem aut. ea laudantium non vitae aut recusandae fugit sunt quia atque facilis vel minima molestiae