Posted by : Admin Dinarpus

  • 13 Juni 2025

Keseruan Bimtek Literasi Informasi di Perpusda Kendal

KENDAL - Dalam rangka meningkatkan literasi informasi masyarakat Kendal, Dinarpus Kendal menyelenggarakan Literasi Informasi, bertempat di Perpusda Kendal.

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 (dua) hari, yaitu tanggal 11 dan 12 Juni 2025, dan diikuti oleh sebanyak 150 peserta, baik dari guru, pustakawan, tenaga perpustakaan, pengelola perpustakaan dan pegiat literasi di Kabupaten Kendal.

 

Kegiatan literasi informasi ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu antara lain Itmanmudi, SS., MIP., dari Dewan Pembina Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah, Novi Andriani, SH., MH., anggota IPI Jawa Tengah, Ratih Ricarda, S.Skom., M.Kom., anggota IPI Jawa Tengah, dan Nur Rosidah, SE dari Komisi A DPRD Kabupaten Kendal selaku mitra Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal.

 

"Perpusda Kendal sudah bertransformasi bukan hanya menjadi tempat membaca saja, namun telah berkolaborasi dengan berbagai pihak dan komunitas dalam melakukan kegiatan kreatif dan positif. Kami mengapresiasi dan akan terus mendukung kebermanfaatan Perpusda Kendal, termasuk menggalakkan sosialisasi ke berbagai lapisan masyarakat" ungkap Nur Rosida.

 

"Literasi informasi adalah seperangkat kemampuan untuk mengenali kebutuhan informasi, serta melakukan penelusuran informasi yang relevan dari berbagai sumber. Literasi ini mencakup kemampuan mengevaluasi informasi, melakukan analisis dan sintesis informasi, serta mendiseminasikan informasi secara tepat, etis, dan bertanggung jawab. Kemampuan ini penting dimiliki dalam berbagai konteks kehidupan, baik dalam pendidikan, pekerjaan, maupun pengambilan keputusan sehari-hari" ungkap Wahyu Yusuf Akhmadi, S.STP., M.Si, Kepala Dinarpus Kendal.

 

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Jawa Tengah menyambut baik kegiatan ini, dan mengapresiasi pelayanan Perpusda Kendal yang memberdayakan komponen masyarakat di Kabupaten Kendal. "Harapannya Perpusda Kendal terus melakukan berbagai kegiatan dalam bingkai tranformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan menggandeng berbagai pihak. Literasi informasi yang dilaksanakan cukup membantu masyarakat dalam melakukan kebutuhan informasi dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat" ungkap Novi Andriani

Comments

Leave A Reply