Khataman Modul Arab Braille di Perpusda Kendal
KENDAL - Perpustakaan, juga fasilitas lainnya, saat ini dituntut supaya ramah dan inklusif terhadap seluruh kondisi masyarakat. Perpustakaan Daerah Kabupaten Kendal merupakah salah satu tempat yang berorientasi kepada pelayanan dan inklusivitas.
Teman-teman dari komunitas disabilitas terus dirangkul oleh Perpusda Kendal. Salah satunya yang aktif berkegiatan di Perpusda Kendal adalah Komunitas Disabilitas Melangkah Maju Bersama (2MB). Komunitas ini aktif berkegiatan di Perpusda Kendal setiap Sabtu untuk berlatih membaca Al Quran braille.
Setelah sekian waktu, dilaksanakan khataman Al Quran yang diselenggarakan pada Sabtu (11/10/2025) bertempat di Perpusda Kendal. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinarpus Kendal, Komunitas Disabilitas Melangkah Maju Bersama (2MB), para relawan dan pembimbing, SLB Swadaya Kaliwungu, anak-anak dan orang tua/wali.
Kegiatan diawali dengan hiburan dari anak-anak disabilitas, kemudian lantunan Kalam Illahi, sambutan Ketua Komunitas Disabilitas Melangkah Maju Bersama (2MB), sambutan wakil orang tua, sambutan Kepala Dinarpus Kendal, khataman, pemberian apresiasi, tausyiyah dan doa oleh Ustadz Ikhsan Intizam yang juga ketua PDM Muhammadiyah Kendal, dan diakhiri dengan penampilan anak-anak.
"Kami berkegiatan di Perpusda Kendal kurang lebih sudah satu tahun setengah, antara lain dengan kegiatan berlatih membaca Al Quran braille setiap hari Sabtu. Kami menyampaikan terima kasih kepada Perpusda Kendal karena sudah mendukung dan memfasilitasi kegiatan kami" ungkap Ketua Komunitas 2MB, Mahendra.
"Dalam mencapai sebuah tujuan bersama, semua pihak harus diajak, dirangkul untuk berkolaborasi, no one left behind, tidak ada satu pihakpun yang ditinggalkan, termasuk kawan-kawan disabilitas. Dan dikesempatan ini kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasinya, dan kami mengucapkan selamat atas khatamannya, yang akan menambah kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua. Kegiatan ini juga menambah rasa syukur kita semua" ungkap Kepala Dinarpus Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi.
Comments