Dinarpus Kendal Hadirkan “Stasiun Kaliwungu” di Kendal Open Fair, Kenalkan Inovasi Literasi dan Kearsipan
Kendal- Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kendal menghadirkan stand bertema “Stasiun Kaliwungu: Gerbang Perjalanan Literasi dan Arsip” dalam Kendal Open Fair 2026. Mengusung konsep Stasiun Kaliwungu sebagai ikon sejarah daerah, stand tersebut mengajak masyarakat memahami pentingnya budaya literasi, pelestarian arsip, dan pemanfaatan layanan digital sebagai bekal menuju masa depan.
Memasuki area stand, pengunjung disambut suasana menyerupai stasiun kereta lengkap dengan rel yang melambangkan perjalanan waktu. Konsep tersebut menggambarkan bahwa setiap perjalanan kehidupan akan meninggalkan jejak sejarah dalam bentuk arsip, sementara perpustakaan menjadi tempat memperoleh ilmu untuk menata masa depan.
Pemilihan Stasiun Kaliwungu sebagai tema juga berkaitan dengan rencana pengaktifan kembali stasiun tersebut yang ditargetkan beroperasi pada 2027. Dinarpus memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan pesan bahwa literasi dan arsip menjadi bagian penting dalam pembangunan masyarakat.
Melalui stand ini, Dinarpus memperkenalkan berbagai inovasi layanan berbasis digital, seperti Kartu Anggota Digital, aplikasi iKendal, SIAGA (Duplikasi Arsip Keluarga), SIP-ARSIP, optimalisasi SRIKANDI, SIKN-JIKN, hingga SIPANDI. Seluruh informasi layanan dapat diakses pengunjung melalui kode QR yang tersedia di setiap sudut stand.
Selain layanan digital, Dinarpus juga menampilkan berbagai program unggulan, di antaranya Bengkel Literasi, Podcast Dinarpus, Pelatihan Edukasi, Perpustakaan Keliling, Festival Literasi, Lomba Literasi, Liburan Seru di Perpustakaan, Nobar Film Edukasi, Kolaborasi Komunitas, Wisata Perpustakaan, Difabel Corner, serta Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA).
Tak hanya itu, pengunjung juga diajak mengenal kekayaan arsip dan naskah kuno Kabupaten Kendal melalui program Pendataan dan Replikasi Naskah Kuno. Program tersebut bertujuan melestarikan warisan dokumenter yang memuat sejarah, perkembangan agama, sosial, budaya, hingga tradisi masyarakat Kendal.
Dalam konsep Stasiun Kaliwungu, keberadaan naskah kuno dinilai memiliki keterkaitan erat dengan sejarah Kaliwungu sebagai salah satu pusat penyebaran Islam di Pantai Utara Jawa. Melalui pendataan, digitalisasi, dan replikasi, Dinarpus berupaya menjaga warisan intelektual agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber penelitian maupun pembelajaran generasi mendatang.
Stand juga memperkenalkan layanan Wisata Arsip, Pameran Arsip Virtual, Rabu Arsipku, dan Kanal Tanya Arsip sebagai media edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga dokumen dan arsip keluarga.
Melalui konsep tersebut, Dinarpus ingin menegaskan bahwa perpustakaan tidak lagi sekadar tempat membaca buku, melainkan ruang belajar, berkarya, berdiskusi, dan berkolaborasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Satu Jalur, Banyak Inovasi, Menuju Kendal Berdikari”, Dinarpus Kabupaten Kendal berharap mampu meningkatkan budaya membaca, memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip, serta menghadirkan layanan perpustakaan dan kearsipan yang inovatif, inklusif, dan mudah diakses. (Oasis)
Sumber : https://www.zonasi.id/dinarpus-kendal-hadirkan-stasiun-kaliwungu-di-kendal-open-fair-kenalkan-inovasi-literasi-dan-kearsipan/
Comments