Posted by : Super Admin

  • 15 September 2026

DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN KAB KENDAL GELAR RESTORASI ARSIP DESA LANJI PASCA BENCANA, SELAMATKAN DOKUMEN VITAL DARI ANCAMAN KERUSAKAN TOTAL

KENDAL – Dalam rangka penyelamatan dan pemulihan arsip rusak akibat bencana yang terjadi tahun 2025 di Kabupaten Kendal, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kendal melaksanakan kegiatan restorasi arsip permanen (arsip vital) Desa Lanji Kecamatan Patebon pada tanggal 7 s/d 11 September 2026.

 Kegiatan ini merupakan lanjutan dari rangkaian kegiatan evakuasi dan penilaian arsip akibat bencana yang dilaksanaka bulan Juli 2026. Setelah menyeleksi arsip permanen yang memenuhi kriteria berdasarkan hasil identifikasi, Arsiparis mulai melakukan restorasi/perbaikan arsip permanen (arsip vital) Desa Lanji Kecamatan Patebon di Lembaga Kearsipan Daerah Kabupaten Kendal untuk memulihkan kondisi fisik arsip agar informasi yang terkandung di dalamnya tetap dapat dimanfaatkan.

Sebelum kegiatan restorasi resmi dimulai, Kepala Bidang pada Kearsipan Dinarpus Kabupaten Kendal, Septiana Fitri Astuti, S.Kom, MM memberikan pengarahan kepada tim arsiparis dan petugas pelaksana. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa proses pemulihan arsip terdampak bencana ini menuntut ketelitian tinggi dan harus melalui tahapan teknis yang ketat demi menjaga keutuhan dokumen dan diharapkan dokumen-dokumen penting dan arsip vital milik pemerintah desa lanji dapat terselamatkan dari ancaman kehancuran akibat endapan lumpur atau jamur.

 Adapun tahap-tahap yang dilakukan oleh tim antara lain membersihkan arsip dari sisa lumpur atau kotoran menggunakan kuas halus, menyemprot arsip ke menggunakan larutan magnesium karbonat untuk menurunkan tingkat keasaman agar kertas tidak mudah rusak, merestorasi/ memperbaiki arsip dengan teknik pelapisan atau laminasi manual untuk memperkuat dokumen kertas yang rapuh atau robek menggunakan tisu Jepang (Kertas Kozo) yang direkatkan dengan lem metil selulosa (Lem MC), mengeringkan arsip yang sudah dilapisi dengan kipas angin secara hati-hati dan menghindari paparan sinar matahari langsung yang dapat membuat kertas semakin rapuh, dan dilanjutkan dengan mengepres arsip agar permukaanya rata, lalu memotong sisa tepi tisu Jepang yang berlebih dengan rapi.

Melalui Kegiatan Restorasi Arsip Akibat Bencana ini diharapkan dapat menyelamatkan dan memulihkan kembali dokumen-dokumen penting/ arsip permanen (arsip vital) yang rusak akibat bencana, mencegah kerusakan arsip agar tidak hancur total akibat lumpur atau jamur, serta meningkatkan kesadaran mitigasi kearsipan di masyarakat maupun instansi pemerintah.

(Bidang Kearsipan)

Comments

Leave A Reply